ULANG TAHUN/MILAD
Hari ini adalah hari dimana umur bertambah, mm bukan
bertambah tapi kebenarannya adalah berkurang. nah berikut sejarahnya.
Sejarah ulang tahun :
Ulang tahun adalah hari kelahiran seseorang,
menandai hari dimulainya kehidupan di dunia. Perayaan ulang tahun biasa
dilakukan dengan mengadakan pesta atau syukuran. Hadia merupakan lambang
atau tanda ucapan selamat yang ditujukan untuk orang yang berulang tahun.
Ulang tahun atau yang biasa disebut milad dalam bahasa arab
pertama kali dimulai di Eropa. Peryaan ultah pada waktu itu dimaksudkan untuk
mengusir roh-roh jahat yang akan datang pada orang yang berulang tahun dan para
tamu undangan seperti teman atau keluarga berdoa untuk mengusir roh jahat
tersebut. Memberikan kado juga dipercaya dapat mengusir roh jahat tersebut.
Merayakan ulang tahun sudah dilakuakan sejak dulu.
Orang-orang jaman dahulu tidak mengetahui dengan pasti hari kelahiran mereka,
karena waktu itu mereka menggunakan tanda waktu dari pergantian bulan dan
musim. Sejalan dengan peradaban manusia, diciptakanlah kalender. Kalender
memudahkan manusia untuk mengingat dan merayakan hal-hal penting setiap
tahunnya, dan ulang tahun merupakan salah satunya.
Banyak simbol-simbol yang diasosiasikan atau berhubungan
dengan ulang tahun sejak ratusan tahun lalu contohnya kue. Salah satu cerita
mengatakan, dahulu bangsa Yunani menggunakan kue untuk persembahan ke kuil dewi
bulan, Artemis. Mereka menggunakan kue berbentuk bulat yang
merepresentasikan bulan purnama.
Simbol lain yang selalu menyertai kue ulang tahun adalah
penggunaan lilin ulang tahun di atas kue. Orang Yunani yang mempersembahkan kue
mereka ke dewi Artemis juga meletakan lilin-lilin di atasnya
karena membuat kue tersebut terlihat terang menyala sepeti bulan. Orang Jerman
terkenal sebagai orang yang ahli membuat lilin dan juga mulai membuat
lilin-lilin kecil untuk kue mereka. Beberapa orang mengatakan bahwa lilin
diletakan dengan alasan keagamaan/religi. Beberapa orang jerman meletakan lilin
besar di tengah-tengah kue mereka untuk menandakan “Terangnya Kehidupan”. Yang
lainnya percaya bahwa asap dari lilin tersebut akan membawa pengharapan mereka
ke surga.
Ada juga mitos yang mengatakan bahwa ketika kita memakan
kata-kata yang ada di atas kue, kata-kata tersebut akan menjadi kenyataan. Jadi
dengan memakan “Happy Birthday” akan membawa kebahagiaan dan dengan
meniup lilin-lilin yang ada diatas kue dalam satu tiupan dipercaya akan membawa
nasib baik.
Pada pesta ulang tahun biasanya ada yang mengirimkan kartu
ucapan selamat ulang tahun sebagai pertanda bahwa orang yang diundang tidak
bisa datang. Tradisi mengirimkan kartu ucapan selamat ulang tahun ini pertama
kali dimulai di Inggris sekitar 100 tahun yang lalu. Dan pesta ulang tahun anak-anak
pertama kali dimulai di Jerman yang diberi nama “kinderfeste”
Menurut hukum Islam:
Dalil-dalil syariat dari kitab dan sunnah menunjukkan bahwa
perayaan hari ulang tahun termasuk bid'ah yang diada-adakan dalam agama yang
tidak ada asalnya dalam syariat yang suci dan tidak boleh memenuhi undangan
tersebut karena hal itu berarti mendukung dan mendorong kepada kebid'ahan dan
Allah Ta'ala berfirman:
"Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang
menetapkan syariat bagi mereka berupa agama yang tidak diizinkan oleh
Allah."
Dan
firman Allah:
"Kemudian Kami jadikan kamu di atas syariat dari urusan
itu maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu
orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menolak
dari kamu dari siksa Allah sedikitpun. Dan sesungguhnya orang-orang yang dhalim
itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Dan Allah adalah
Pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa." (Q.S Al Jatsiyah : 18).
Dan
Allah berfirman:
"Ikutilah olehmu apa-apa yang diturunkan kepadamu dari
Rabbmu. Dan janganlah kamu mengikuti penolong lain selain-Nya. Sedikit sekali
di antaramu yang mengambil pelajaran."
Ada hadits yang shahih dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi
Wassalam bahwa sesungguhnya beliau bersabda:
"Barangsiapa yang mengamalkan satu amalan yang tidak
ada perintahnya dari kami maka dia tertolak."
Dikeluarkan
oleh Muslim di dalam shahihnya.
Dalam
hadits lain beliau bersabda:
"Sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah dan sebaik baik
petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam . Dan
sejelek-jelek urusan adalah hal yang diada-adakan dan setiap kebid'ahan adalah
sesat."
Hadits-hadits
yang semakna dengan ini sangat banyak.
Kemudian perayaan ini selain bid'ah munkaroh yang tidak ada
asalnya dari syariat juga di dalamnya terkandung tasyabbuh (menyerupai) dengan
Yahudi dan Nashara tentang peringatan hari lahir. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi
Wassalam telah bersabda mewanti-wanti dari sunnah dan jalan hidup mereka:
"Kalian
pasti akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal
sehingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak pun pasti kalian akan
memasukinya." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu
Yahudi dan Nashara ?" Beliau menjawab: "Siapa lagi ?"
Dikeluarkan oleh Bukhari Muslim daalam Shahihain.
Dan makna " Siapa lagi ?" artinya merekalah
orang-orang yang dimaksud dengan perkataan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam
ini. Beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam pun bersabda:
"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk
kaum itu."
Ulang tahun memang merupakan hal terindah untuk setiap
individu, termasuk penulis :-). Semua tergantung individu terdebut bagaimana
cara untuk menyikapi dan mengambil sikap dari "special day" tersebut.
Yang terpenting adalah perbaiki niat. Jika niat mengucapkan ulang tahun itu
hanya untuk mempererat silahturahmi, "why not?"
يَاأيّهَا
النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ
مِنْهَا زَوْجَهَا وَ بَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَ نِسَآءً وَاتَّقُوْا
اللهَ الًّذِيْ
تَسَآءَلُوْنَ
بِهِ وَ الأرْحَامَ إنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْـبًا
"Hai
sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari
diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada
keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan
bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling
meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah
selalu menjaga dan mengawasi kamu "(QS an-Nisa` [4]:1)
Sukron
:-) semoga bermanfaat....
Mif
22 Januari 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar