Beautiful Dream.....
Semalam
kasuari bermimpi, mimpi yang tak pasti, mimpi dengan angan dan harapan akan
terwujud sesuai dengan kehendak sang kasuari walaupun kasuari sadar bahwa mimpi
tersebut tak mungkin akan terjadi. Mimpi tersebut seakan tak ingin terlepas
dari ingatan sang kasuari. Pelbagai cara telah ditempuh, dilema memuncak,
kesadaran terasa hilang, kegilaan menunjukkan wujudnya, kebimbangan terus
menggeliat didalam fikiran.
“aku
harus lupa, harus..!!!! bagaimanapun caranya aku harus melupakannya...!!”
“Angin
selalu berhembus, angin selalu dapat dirasakan tanpa menampakkan wujud aslinya.
Begitupun dengan cinta. Cinta tak dapat dilihat namun dapat dirasakan
kehadirannya. Namun terkadang besarnya cinta yang datang itu akan membuat pemiliknya merasakan gejolak
, gejolak yang dapat membuat hati, jiwa, dan fikiran terbawa manisnya hingga
tak sadar akan merasa pahit jika cinta itu perlahan sirna seperti angin yang
selalu terbang tak tentu arah dan tidak pernah singgah dalam waktu yang lama.
Cintaku datang dan pergi sesuka hatinya tanpa memikirkan perasaan yang
disinggahinya, perasaan yang meninggalkan beberapa tanda kesan sempurna, indah
dan menajubkan.” Fikir kasuari.
Anehnya
cinta kasuari tak pernah hilang, tak pernah berkurang, tak pernah lekang.
Semakin keras kasuari untuk mencoba membuang perasaan tersebut, semakin lengket
dan tak bisa terlepas perasaan yang dirasakan kasuari.
“ahh...
apa yang aku fikirkan, apakah ini karena terbawa oleh salah satu sinopsis
cerpen cinta dilain negara yang selalu
membuat organ paling peka dalam diriku merasa senang dan sedih secara
bersamaan? Mimpi semalam membuat ku seakan ingin terbang kembali, merasakan
pelukan hangat yang tak ingin ku lepaskan, merasakan keceriaan yang terukir
indah di wajah sang merpati putih nan manis. Ingin rasanya ku wujudkan mimpi
itu, ingin rasanya ku merasakan pelukan hangat dan genggaman erat merpati.”
“Dayaku
tak memungkinkan untuk melakukan semua apa yang aku inginkan. Seberapa keras
aku mencoba, seberapa keras aku berusaha, itu semua akan sia-sia jika pada dasarnya
hatiku yak mampu untuk menggetarkan hati seseorang.”
Indah.....
Sejuk.....
Nyaman....
Senyuman
itu.....
Kasuari
sadar bahwa itu hanya “MIMPI”, namun kasuari tidak pernah merasa menyesal
mempunyai mimpi seindah itu. Mungkin inilah jalan yang diberikan kepada kasuari
jika ia tak dapat memeluknya dikehidupan nyata maka dengan mimpi sederhana
dapat membuat merpati tersenyum dan bangga dengan cinta yang dimilikinya.
“Tak
akan terlupakan....
Izinkan
aku memilihmu sebagai bunga terindah dalam mimpiku....
Walaupun
aku sadar aku akan terbangun...
Tapi
aku tidak akan pernah membenci kisah itu....
Setidaknya
aku dapat melihat....
Melihat
senyuman yang serasa lepas...
Bebas....
Dan
tiada beban diantara kita berdua....
Semoga
mimpi itu...
Tiada
berakhir.... :’)”
Mif
22 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar