Selasa, 08 November 2016

Bingkai Rasa 3

Pelukis Seribu Gerimis
Selamat Pagi Hati..!!
Cahaya mentari mengintip melalui celah-celah jendela kayu
Seakan ingin tahu perasaan apa yang dirundung oleh pemilik rindu
Kutipan kelam warna gelap dibumbui abu-abu
Berubah menjadi benih bunga yang tak lagi sayu

Hari ini aku yang ditemani sisa gerimis dalam secangkir rasa
Mengucap syukur karena jawaban sesuai dengan untaian asa
Dekapan sejuk mengikis hati yang hampir jatuh memaksa
Selimut kasih mencairkan suasana pagi hari yang terkarsa

 
Sejenak aku bungkam
Sejenak aku terdiam
Sejenak aku terpaku
Sejenak aku dirundu



Satu, sepuluh, seratus, seribu…
Kuhitung tiap tetes yang jatuh membasahi qalbu
Sebagai pengingat bahwa aku rindu
Rindu kasih yang terbalut dalam belaian-Mu

Kubuka tiap lembar yang bersisi tutur lembut-Mu
Dan kutemukan surah ke lima puluh ditambah lima
Hakikat kasih Engkau tuangkan pada ayat ke dua puluh lima
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tunas cinta baru semakin membumi berkat hidayah-Mu
Tumbuh subur bersemi dalam relung yang pernah meragukan-Mu
Hari kehari membuatku jadi semakin yakin dengan keberadaan-Mu
Karena cinta-Mu lebih dari apa yang kutau…..


Mif
09 November 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar